Kolaborasi Yayasan Sadar Gizi, KoaLizi dan KKSS Melalui Diskusi Virtual

Flyer Diskusi “Membangkitkan Solidaritas Di Tengah Kesulitan” (foto: SadarGizi.com)

SadarGizi.com – Covid-19 tidak hanya menyebabkan manusia sakit, bahkan dampak yang tidak kalah seriusnya adalah perekonomian dibuat nyaris lumpuh. Beberapa perusahaan/pabrik-pabrik telah berhenti berproduksi dan karyawannya di minta berkantor di rumah. Hal yang sama juga dilakukan di negara kita, Indonesia. Bahkan telah dikeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dimana pergerakan orang dibatasi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (2012-2015) dr. Zaenal Abidin, MH. menjelaskan bahwa PSBB merupakan pilihan sulit, namun harus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Tentu ini juga akan semakin memberi efek negatif pada sektor ekonomi. Resikonya, banyak orang kehilangan pekerjaan dan akan kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Namun sesulit apapun kondisinya, kebutuhan dasar manusia “wajib” terpenuhi, dimana setiap orang harus makan, tentunya dengan makanan yang memiliki gizi yang seimbang sehingga kondisi tubuh tetap bugar.”

Di tengah situasi sulit seperti ini, solidaritas harus dibangun diantara sesama agar saling membantu sehingga kebutuhan gizi tetap terpenuhi walaupun dengan kondisi ekonomi yang terhimpit, saran dr. Zaenal yang juga merupakan salah satu pendiri Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi.

Melihat dampak ekonomi dan kebutuhan gizi masyarakat dengan dilakukannya PSBB ini, dr. Zainal menginisiasi untuk melakukan diskusi virtual dengan melibatkan Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Komunitas Literasi Gizi (KoaLizi), Departemen Kesehatan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

“Edukasi masyarakat adalah poin penting dalam diskusi ini, sehingga masyarakat bisa memahami kondisi dan menemukan solusi ekonomi dan pemenuhan gizinya,” ungkap dr. Zaenal.

Diskusi ini akan menghadirkan akademisi, praktisi dan aktivis sosial sebagai narasumber dengan tema ; “Membangkitkan Solidaritas Di Tengah Kesulitan”. Jumrana Salikki, S.E yang merupakan Aktivis Sosial akan membahas topik “Membantu Tidak Membuat Miskin”, dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., Sp.GK sebagai Akademisi dan Praktisi akan menjelaskan topik  “Menghitung Kebutuhan Gizi di Tengah Pandemik”.

Diskusi Virtual Kolaborasi Yayasan Sadar Gizi, KoaLizi dan KKSS ini akan di pandu oleh Akademisi Hasanuddin, SIP., M.AP dan dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2020, pukul 10.00 WIB via aplikasi Zoom. (Sy)