Aktivis Sosial: Gerakan Berbagi Dapat Mengurangi Keresahan Sosial

Jumrana Salikki, S.E

SadarGizi.com – Pandemi Corona Virus Disease (covid-19) sangat membuat masyarakat resah, khususnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hingga kini, untuk mencegah masyarakat terpapar covid-19 ini belum ditemukannya penangkal atau vaksinnya.

Ditambah lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh pemerintah, semakin menambah keresahan masyarakat. Karena masyarakat akan kesulitan untuk menjangkau pemenuhan kebutuhan dasarnya.

Aktivis Sosial Jumrana Salikki, S.E saat menyampaikan poin-poin pemikirannya dalam diskusi virtual Ekonomi dan Gizi, Senin (13/04) dengan tema “Membangkitkan Solidaritas Di Tengah Kesulitan” yang diselenggarakan oleh Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar GIzi dalam Program KoaLizi (Komunitas Literasi Gizi) kerjasama dengan Departemen Kesehatan BPP. Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menjelaskan bahwa di tengah pandemi ini, pemenuhan kebutuhan paling dasar manusia adalah beras. Beras  merupakan simbol kebutuhan akan makanan.

“Dengan terpenuhinya kebutuhan makan masyarakat, banyak hal yang dapat diperkecil keburukannya. Minimal dapat mengantisipasi kemungkinan terjadinya keresahan sosial”.

Lebih lanjut Jumrana mengingatkan pada kita semua pentingnya kolektifitas dalam menghadapi pandemi ini. Dalam situasi yang tidak menentu ini, perlu dibangun kesadaran kolektif antar sesama, karena pandemi belum diketahui kapan berakhirnya.

“Menjadi kewajiban semua warga negara untuk bekerjasama dan tidak membiarkan pemerintah menyelesaikan masalah ini sendiri, setiap warga mestinya mengambil peran”.

Sebagai founder Gerakan Berbagi, Jumrana, mengajak pada setiap orang yang mampu untuk mengambil peran dengan berbagi minimal beras dan telur untuk masyarakat yang daya belinya hilang karena pandemi ini, sehingga dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat dan keserasahan sosial”.

Diskusi virtual Ekonomi dan Gizi ini juga turut menghadirkan narasumber dari kalangan akademi dan praktisi gizi dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., Sp.GK yang memaparkan topik, “Kebutuhan Gizi di Tengah Pandemik” dan dimoderatori oleh akademisi Hasanuddin S.IP, M.AP.