Ustad Hayyi: Cara Mengoptimalkan Ibadah Puasa Ramadhan Ditengah Pandemik Covid-19

SadarGizi.com – Beberapa hari kedepan kita akan memasuki Bulan Ramadhan. Bulan yang didalamnya terdapat kewajiban bagi umat islam untuk berpuasa. Puasa di bulan ramadhan adalah puasa syar’i yang merupakan kewajiban bagi setiap muslim untuk menunaikannya.

Puasa Ramadhan kali ini akan terasa berbeda. Banyak kekhawatiran yang menghantui masyarakat dengan adanya pandemic Corona Virus Disease (Covid-19). Bagaimana menyikapi puasa Ramadhan di tengah kondisi pandemik ini ?

Pimpinan Pesantren Syawarifiyyah Rorotan Jakarta Utara, Ustad Abul Hayyi Nur, S.Pd.I, S.Sos dalam diskusi online dengan tema ; “Puasa: Sehat dan Menyehatkan” yang diselenggarakan oleh Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Komunitas Literasi Gizi (KoaLizi), Departemen Kesehatan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Rabu (22/04) menjelaskan tentang cara mengoptimalkan ibadah puasa selama dalam Ramadhan ditengah pandemic Covid-19.

Karena kita dianjurkan dirumah dan tidak bepergian dengan adanya wabah Covid-19, Ustad Hayyi yang juga merupakan Ketua Paguyuban IZHDAR Indonesia menyarankan untuk :

  1. Perbanyak doa dan zikir tahmid, tahlil, takbir, tasbih dan istigfar

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ ذِكۡرٗا كَثِيرٗا

Wahai orang-orang yang beriman, berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang banyak. (QS. Al Ahzab 41)

  1. Ikhlaskan dan serahkan semua kejadian ini kepada Allah SWT.

وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (Q.S Al Bayyinah ayat 5)

  1. Perbanyak menelaah dan mengkaji kandungan Al quran dan membacanya, karena

عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَليَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِيْنَ

Umar bin Khattab berkata “ Rasulullah SAW bersabda “ Sesungguhnya Allah SWT. Mengangkat (Memuliakan) segolongan kaum karena (Mengamalkan) AL Quran dan merendahkan segelongan kaum yang meninggalkannya. (H.R. Muslim)

  1. Hidupkan malam-malam Ramadhan dengan Tarawih dan Sholat malam berjamaah dirumah dengan keluarga dan ini menjadi proses belajar keluarga sakinah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَليَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa yang menunaikan QIyam Ramadhan atas dasar keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, akan diampuni dosanya yang telah lalu. (H.R. Muttafaq’alaih)

  1. Bergembiralah Ramadhan tiba karena ada puasa didalamnya dan berbaik sangka kepada Allah SWT

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي ألْعَاصِ : سَمِعْتُ رَسُوْلِ اللهِ صَليَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : أَلصِّيَامُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ كَجُنَّهِ أَحَدِكُمْ مِنَ اْلقِتَالِ

Utsman bin Abi Al Ash berkata “Aku mengendar Rasulullah SAW berkata : Puasa itu Perisai dari jilatan api neraka, sebagaimana perisai kalian dalam peperangan. (H.R. An Nasai, Ibnu Majah, Ahmad).

Sebagai informasi, diskusi tentang puasa dan kesehatan ini juga menghadirkan akademisi dan praktisi gizi, dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., Sp.GK dan di hadiri oleh dr. Zainal Abidin selaku ketua Departemen Kesehatan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. (Sy)