dr. Khidri: Sedekah Menambah Sistem Kekebalan Tubuh

Dr. dr. Muh. Khidri Alwy, M.Ag

SadarGizi.com – Sedekah secara umum dipahami sebagai pemberian seseorang kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekedar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun sedekah mencakup segala amal, atau perbuatan baik.

Sedekah tidak hanya memberi manfaat sosial bagi yang menerima, tapi sedekah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal itu disampaikan oleh Dr. dr. Muh. Khidri Alwy, M.Ag dalam diskusi virtual, Sedekah: Sehat dan Menyehatkan, Sabtu (9/05) yang diselenggarakan oleh Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Komunitas Literasi Gizi (KoaLizi), dan Departemen Kesehatan BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

Merujuk hasil riset Psikolog Amerika (David Klein) yang melakukan uji coba pada air liur orang yang suka memberi, dr. Khidri mengungkapkan bahwa air liur orang yang suka memberi terjadi penambahan protein yang berperan penting menambah sistem kekebalan tubuh yaitu protein Jenis A, yang dikenal dengan sebutan sel kekebalan (IgA). Sel kekebalan IgA ini juga berfungsi melindungi tubuh dari bakteri dan mikroba yang sering menyerang sistem pernafasan dan pencernaan.

Selain itu, dr. Khidri juga menjelaskan bahwa orang yang suka bersedekah dapat meningkat rasa senang dan kebahagiaannya.

“Ketika seseorang merasa bahagia setelah memberikan zakat, tubuh akan memproduksi sel-sel kekebalan yang dibutuhkan untuk melindungi tubuh. Orang berperilaku baik hati dan peduli terhadap orang lain dapat meningkatkan suatu sinyal di otak yang diikuti dengan meluapnya tingkat kebahagiaan. Dengan pemeriksaan FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging) ini memperlihatkan bagian stratum ventral dan korteks orbitofrontal yang mengalami peningkatan.”

Orang yang suka bersedekah meningkatkan Hormon Endorphin (rasa senang dan meningkatkan imunitas). Pemberian akan menginspirasi banyak kebaikan lain seperti efek domino. Ujar Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia, Makassar.

Besarnya manfaat sedekah bagi kesehatan, dr, Khidri menyarankan untuk rutin bersedekah.

“rutinlah bersedekah. Karena orang yang bersedekah memiliki risiko kematian yang lebih rendah dalam periode 5 tahun ketimbang yang tidak bersedekah, dan sekitar 76% orang yang aktif dalam kegiatan sosial mempunyai kesehatan yang lebih bagus dibanding yang tidak bersedekah. Sebaliknya orang yang pelit bersedekah akan meningkatkan hormon pemicu stres di dalam tubuh.” (Sy)