Rekomendasi MPP ICMI Menyikapi Perkembangan Terbaru Omicron

Poster Webinar ICMI

Sadargizi.com – Jumat, 04 Februari 2022 MPP ICMI Bidang Kesehatan, Perempuan, Anak, dan Pemuda mengadakan acara Webinar dengan topik, “Perkembangan Terbaru Omicron: Bangsa Indonesia Harus Berbuat Apa?”

Webinar live ICMI TV ini menghadirkan dua narasumber expert yang membuka beragam perspektif. Pertama, ketua Satgas Covid-19 PB IDI sekaligus Guru Besar Penyakit Dalam Universitas Indonesia, Prof. dr. Zubairi Djoerban. Kedua, Prof. Ridwan Amiruddin, Guru Besar Epidemiologi Universitas Hasanudin yang saat ini sebagai Ketua Umum Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Dalam acara webinar yang dipandu oleh dr. Zaenal Abidin Ketua Umum PB IDI 2012-2015, turut hadir ketua umum MPP ICMI, Prof. Dr. Arif Satria yang juga menjadi keynot speaker dalam acara tersebut, Prof. Riri sebagai wakil ketua umum ICMI dan ketua koordinasi bidang MPP ICMI, Prof. Fachmi Idris, M.Kes.

Prof. Dr. Arif Satria dalam paparannya mengingatkan tentang cara hidup yang sangat berubah karena disrupsi akibat pandemi.

“Disrupsi telah merubah cara hidup kita. Untuk itu perlu langkah-langkah yang adaptif agar umat manusia mampu bertahan dalam perubahan yang terjadi.” Demikian imbuh Arif.

Sementara Prof. Fachmi mengingatkan bahwa Gelombang ke 3 Pandemi Covid di Indonesia adalah nyata dan dapat memberikan tekanan pada sistem kesehatan Indonesia.

“memang benar saat ini tingkat keterisian RS masih rendah, namun harus diingat karena omicron menyebar cepat, maka kasus akan sangat¬† banyak, sehingga¬† walau persentase yang terkena covid membutuhkan rumah sakit kecil, akhirnya secara kuantitas juga tetap tinggi.”

“dikhawatirkan karena penularan di tingkat komunitas tinggi, banyak tenaga kesehatan tertular di rumah tinggal mereka, akibatnya tidak dapat bertugas karena harus isoman. Ini menambah tekanan kepada sistem kesehatan yang juga harus diantisipasi. Bukan hanya menghitung kesiapan tempat tidur semata.” tegas Prof. Fachmi.

Selaku narasumber diskusi, Prof. dr. Zubairi Djoerban dan Prof. Ridwan Amiruddin sama-sama memberikan pandangan bahwa perkembangan Omicron begitu cepat, untuk itu perlu kewaspadaan dan vaksin lanjutan untuk mencegah paparan covid 19.

“kami sarankan agar tidak menggunakan masker kain, namun menggunakan masker N95 untuk jaga prokes. Tak lupa jangan ragu untuk vaksin booster”.

Untuk itu, melihat perkembangan terbaru varian Covid-19 dan untuk mendukung langkah-langkah pencegahan serta mitigasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat, MPP ICMI menyampaikan rekomendasi sebagai berikut:

  1. Waspada terhadap Virus Omicron;
  2. Membantu edukasi untuk vaksin dan booster;
  3. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker;
  4. Melakukan aktifitas secara daring;
  5. Menyiapkan kontingensi plan utuk menyiapkan rencana penanganan bila terjadi ledakan pandemi;
  6. Perketat karantina orang dari luar yang masuk ke Indonesia; dan
  7. Perketat 3T (Tracking, Testing dan Treatment).

dr. Zaenal yang memandu acara diskusi menyimpulkan bahwa yang paling penting ICMI harus bergerak dalam upaya untuk mengcounter hoax yang berkembang di masyarakat.

“penting untuk kita membantu menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan terus mengupdate informasi resmi juga waspada terhadap informasi yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan”. tutup dr. Zaenal